Mengenali Perbedaan Mulas Biasa Dengan Mulas Tanda Melahirkan

Melahirkan merupakan proses penantian yang panjang. 9 bulan lebih lamanya ibu harus bersabar dan mengikuti setiap proses kehamilan. Banyak sekali tanda mau melahirkan yang umum terjadi. Salah satunya ditandai dengan adanya rasa mulas.

Rasa mulas menjadi salah satu tanda bahwa persalinan semakin dekat. Sayangnya, banyak ibu, terutama ibu muda yang baru pertama kali melahirkan tidak bisa membedakan bagaimana mules biasa dengan mulas akan melahirkan. Akibatnya, banyak ibu yang justru merasakannya sebagai kontraksi palsu.

Rasa mulas ini dapat dikenali dengan membedakannya perlahan. Bagi ibu yang baru saja melahirkan mungkin saja tanda mulas ini membuat panik, namun jika telah mengetahui maka tanda mulas ini akan mudah dibedakan. Jika perlu, Ibu bisa meminta bantuan pasangan untuk membantu mengenali mulas biasa maupun mulas sebagai tanda mau melahirkan.

Untuk mengetahui rasa mulas yang terjadi, cek dahulu bagaimana rasa mulas yang dirasakan, lalu cocokkan apakah mulas tersebut merupakan mulas biasa atau tanda kelahiran semakin dekat? Biasanya rasa mulas akan datang saat kandungan berusia 37- 40 minggu mengikuti perkembangan janin dengan durasi yang semakin lama. Awalnya rasa mulas akan muncul dua kali setiap 10 menit tanpa diiringi pembukaan hingga meningkat 3-4 kali per 10 menit hingga terjadinya pembukaan dengan durasi awal 30-60 detik hingga 60-90 detik.

Rasa mulas biasanya akan muncul di atas perut hingga ke area pinggang atau sebaliknya. Rasa mulas yang hilang timbul ini hanya menyebar di area perut. Jika mulas disebabkan karena kontraksi biasanya akan diikuti lendir yang bercampur darah. Jangan khawatir, karena ini merupakan tanda persalinan harus segera dilakukan. Selain itu, tanda mulas karena mau melahirkan diantaranya :

Kontraksi Yang Terasa Kencang dan Kuat

Mulas yang disebabkan karena kelahiran yang semakin dekat biasanya akan lebih berat dan terasa lebih kuat. Untuk itulah sebaiknya Anda bersiap-siap jika memang terasa mulas yang teramat sakit.

Waktu Terjadinya Kontraksi

Mulas tanda melahirkan biasanya terjadi saat usia kehamilan menginjak 37-40 minggu. Ini adalah tanda bahwa persalinan harus segera dilakukan. Berbeda dengan mulas biasa yang bisa terjadi kapan saja.

Lokasi Terjadinya Kontraksi

Kontraksi akibat mulas mau melahirkan biasanya terjadi di area atas perut (fundus) dan merambat ke area pinggang atau bisa diawali dari area pinggang yang merambat ke bagian perut atas.

Teratur dan Sering

Untuk membedakan kontraksi palsu dengan kontraksi tanda melahirkan semakin dekat adalah jika mulas tanda melahirkan biasanya lebih sering dan teratur. Jika awalnya 10 menit kontraksi terjadi 2 kali dan belum diiringi pembukaan, maka selanjutnya kontraksi akan bertambah 3-4 kali selama 10 menit dengan pembukaan mulut Rahim atau terjadi setiap 5 menit. Lalu, waktu mulas biasanya akan lebih lama. Dari sebelumnya 10 detik selanjutnya meningkat 30-60 detik hingga 60-90 detik.

Bloody Show

Mulas tanda melahirkan biasanya diikuti dengan keluarnya lendir bercampur darah (bloody show). Jangan khawatir karena inilah saatnya bayi telah siap dilahirkan. Dokter dan tenaga medis akan segera mengobservasi rasa mulas yang dialami.

Dokter dan tenaga medis akan mengecek adanya tanda mau melahirkan, seperti ada tidaknya pembukaan mulut rahim, hingga penipisan serviks. Selain itu dilakukan dengan mendeteksi apakah kepala bayi telah terlihat di jalan lahir, adanya pecah ketuban, hingga tanda lainnya.

Tak lupa dokter mengecek kondisi Ibu. Jika memang telah siap dan ada Tanda Melahirkan Paling Umum, maka dokter dan perawat akan segera mempersiapkan ruang bersalin. Ibu akan dicek secara berkala dan memantau untuk melihat pembukaan, turunnya kepala bayi, hingga frekuensi rasa mulas yang datang.